Arah
Kebijakan Pembangunan Desa
Berdasarkan potensi yang dimiliki dan
masalah-masalah yang dihadapi serta program yang perlu diprioritaskan sepanjang
tahun 2015-2020, maka arah kebijakan pembangunan Desa Leuwikaret adalah sebagai berikut :
a)
Efisiensi
Anggaran Belanja Tidak Langsung.
b)
Peningkatan
Alokasi Belanja Langsung dan Belanja Bantuan Sosial dalam mempercepat
pertumbuhan bidang-bidang terkait. dan
c)
Menggali
peluang pendapatan dari berbagai sumber yang ada dan sumber-sumber lain yang
masih belum tersentuh namun tetap memegang dasar hukum yang berlaku.
1.
Potensi dan
Masalah
Potensi merupakan sumber daya atau sumber kekuatan
sebagai modal dasar yang dimiliki untuk membangun sebuah desa kearah yang lebih
baik, lebih maju dan lebih berkembang.
Hasil kajian sketsa desa, secara umum potensi
Desa Leuwikaret belum tergali dan termanfaatkan secara
optimal. Adapun potensi-potensi tersebut dapat digolongkan menjadi beberapa
sumber antara lain sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya financial,
sumber daya kelembagaan dan sumber daya sarana.
Masalah merupakan keadaan yang sesungguhnya terjadi
tapi tidak sesuai dengan yang seharusnya.
Setelah melakukan kajian melalui sketsa desa,
kalender musim dan diagram kelembagaan, ditemukan masalah yang sangat komplek
dimiliki Desa Leuwikaret. Adapun permasalahan tersebut
dapat digolongkan kedalam beberapa bidang meliputi bidang pendidikan, bidang
kesehatan, bidang sarana prasarana, bidang lingkungan hidup, bidang social
budaya, bidang perekonomian, kepemudaan dan olahraga dan bidang kelembagaan.
Potensi dan masalah tersebut dijadikan alat
kaji dalam penyusunan RPJMDes Desa Leuwikaret tahun
2014-2020.
2.
Strategi
Pencapaian
Dari analisis yang telah dilakukan, realisasi
dapat diwujudkan dengan beberapa strategi yang meliputi strategi kekuatan dan
peluang, strategi kekuatan dan ancaman, strategi kelemahan dan peluang dan
strategi kelemahan dan ancaman.
1). Strategi
kekuatan dan peluang
a)
Kerjasama dengan dua perusahaan, investor dan kontraktor demi
penanggulangan pengangguran
b)
Pemanfaatan SDA untuk kebutuhan bahan dasar para kontraktor
c)
Pemanfaatan SDM untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja
2)
Strategi
kekuatan dan ancaman
a) Pemanfaatan penduduk
pendatang yang memiliki skill tinggi untuk mengolah SDA yang terpendam
b) Peningkatan Skill
penduduk usia kerja agar lebih siap menghadapi dunia kerja
c)
Pemberian modal usaha bagi UKM hasil kerjasama dengan pihak ke tiga.
3)
Strategi
kelemahan dan peluang
a)
Pemanfaatan sumber daya finansial demi peningkatan SDM,
b)
Pemanfaatan sumber daya finansial dalam pembangunan sarana dan prasarana
transportasi,
c)
Pembangunan sarana dan prasarana kesehatan dan transportasi hasil kerjasama
dengan Pihak ke tiga.
4)
Strategi
kelemahan dan ancaman.
a)
Peningkatan Mutu dan Kualitas SDM,
b)
Pembangunan Sarana Kesehatan dan transportasi khusunys jalan,
c)
Peningkatan ekonomi penduduk,
d)
Penekanan angka kelahiran,
e)
Penekanan angka pengangguran.
3.
Program
Pembangunan Desa
Dari kajian potensi dan masalah dapat
dirumuskan program pembangunan yang akan dilaksanakan antara lain meliputi Pembangunan, Rehabilitas
dan Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, Pengerasan Jalan
(Pengaspalan, Betonisasi/Cor), Pungutan/Iuran Bulanan Perusahaan, Peningkatan
Pelayanan warga masyarakat.